• Quality Services Beyond Customer Expectations
  • (021) 30066109-112
  • ssi@ssilink.co.id

Berita Selengkapnya

img

04

Nov

SSI Berpartisipasi Dalam Giat “Training of Trainers” Yang Diselenggarakan Bank Indonesia NTT

Nov 04, 2021 BERITA

Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang Ciri Khas Keaslian Uang Rupiah serta menumbuhkan rasa Cinta, Bangga dan Paham Rupiah di propinsi Nusa Tenggara Timur, Bank Indonesia menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers sebagai rangkaian kegiatan Gema Edukasi Beta Sayang Rupiah NTT (Gebyar Rupiah NTT). Acara diadakan pada Sabtu, 30 Oktober 2021 di Ruang Kolbalo - Hotel Sotis, kota Kupang.

Kegiatan tersebut mengusung Tag Line “Menjaga Rupiah di Selatan Indonesia” karena Provinsi NTT berbatasan langsung dengan perbatasan perairan Australia dan Negara Timor leste, terutama Pulau Rote yang merupakan pulau yang terletak paling selatan Indonesia.

Adapun peserta yang diundang berlatar belakang dari perwakilan perbankan, perusahaan PJPUR, Posindo, Koperasi, Pegadaian dan instasi terkait lainnya yang menyelenggarakan pemrosesan uang Rupiah. Hadir mewakili PT. SSI adalah Sdr. Victor N. Bogar yang merupakan Deputy CEO Region VIII wilayah Bali dan Nusa Tenggara (BaliNusra)  didampingi Adolfus Ardi staf pelaksana di COU Kupang.

Setiap peserta sebelum mengikuti kegiatan wajib melewati tes kesehatan dan melakukan swab tes antigen sesuai ketentuan protocol Kesehatan Covid-19. Peserta yang dinyatakan bebas Covid 19 berdasar hasil tes baru diijinkan masuk ke ruangan untuk mengikuti kegiatan training.

Kegiatan dibuka oleh I Nyoman Ariawan Atamajaya selaku Kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT. Dalam sambutannya beliau mengingatkan untuk semua hadirin agar senantiasa Cinta, Bangga dan Paham rupiah “kalo sudah cinta kita harus bangga, kalo sudah bangga harus selalu pahami ibarat dalam hubungan sepasang kekasih” pungkas bapak Nyoman yang sangat menyukai suasana kota Kupang dan kuliner khas nya.

Kegiatan semakin menarik dan meriah ketika 97 peserta yang hadir diundang mengikuti Kuis Kahoot. Kuis yang mengasah daya ingat dan kecepatan memilih jawaban yang benar, membuat peserta bersemangat dan ceria dikarenakan jika berhasil menjawab dengan cepat dan benar maka nama dari peserta tersebut akan muncul di layar besar. Bagi peserta yang mampu mengumpulkan nilai tertinggi dari 10 pertanyaan mendapatkan merchandise menarik dari panitia penyelenggara.

Pada sesi tanya jawab, Victor selaku perwakilan SSI menyampaikan pertanyaan: “ Apakah ada sanksi bagi masyarakat yang menolak untuk bertransaksi dengan uang logam, karena ditemukan di beberapa kabupaten, tren masyarakat tidak mau menggunakan atau bertransaksi menggunakan uang logam.?”

Dimana pertanyaan kemudian dijawab oleh narasumber bahwa, “Tren yang ditemukan memang benar adanya dijumpai oleh Bank Indonesia minimnya transaksi dengan uang logam, akan tetapi Bank Indonesia tetap mengeluarkan denominasi pecahan kecil dengan maksud menjaga stabilitas harga dimasyarakat, dapat bayangkan jika pecahan kecil, maka harga yang ada di masyarakat tidak ada lagi nilai seperti dua ribu lima ratus dan semuanya akan mulai dari tiga ribu”,

Salam,
#SSIGoRebound #GaNyerah #AyoBerubah